Monday, July 9, 2012

Dampak Positif dan Negatif dari Internet serta Upaya Penanggulangannya


Oleh Muhammad Ubaidillah
NIM 12030111130043

Assalamu’alaikum wa rahmatulahi wa barakatuh.
Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah yang telah banyak melimpahkan nikmat yang luar biasa banyaknya kepada kita, sehingga salah satunya Anda yang Insya Allah dirahmati oleh Allah bisa menemukan dan membaca artikel saya yang mudah-mudahan bermanfaat. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rosul Allah Muhammad Saw, beserta keluarga, para sahabat dan para pengikutnya. Semoga kita mendapat syafaat kelak di hari akhir. Pembaca yang budiman, pada kesempatan yang berbahagia ini izinkan saya untuk menulis sebuah artikel yang yang bertema “Teknologi Informasi”.
Teknologi informasi akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang luar biasa cepatnya, dan salah satu produk darinya ialah internet yang sedang kita gunakan sekarang ini. Mungkin kebanyakan dari kita hanya melihat internet ini mempunyai manfaat saja, atau dampak yang positif saja. Akan tetapi tahukah Anda sebenarnya internet juga tidak lepas dari hal-hal yang negatif. Nah sekaranglah saatnya kita untuk mengetahuinya. Tulisan saya ini berisi berbagai dampak positif dan negatif dari penggunaan internet dalam kehidupan kita sehari-hari serta upaya penanggulangan dari dampak negatifnya. Semoga kita bisa membacanya sampai akhir dan mengambil manfaatnya. ^_^
Berbagai Dampak dari Penggunaan Internet
Seperti perkembangan teknologi yang lain, internet juga memiliki sifat seperti pisau bermata dua. Yaitu apabila digunakan oleh orang yang benar, dia akan punya manfaat yang luar biasa. Akan tetapi bila ia digunakan oleh orang yang jahat dan tidak bertanggung jawab, maka dia bisa mengancam keselamatan banyak orang. Sekarang kita akan mencoba meneliti apa saja sich dampak yang bisa ditimbulkan dari penggunaan internet, baik itu dampak yang positif maupun dampak yang negatif.
Dampak Positif
1.      Membantu mahasiswa atau pelajar dalam mengerjakan tugas-tugasnya
Mengapa saya tulis dampak ini pada urutan yang pertama? Karena memang saya sendiri yang berprofesi sebagai mahasiswa sudah merasakan sendiri begitu besarnya manfaat dari penggunaan interet ini bagi keberlanjuran proses perkuliahan. Banyak materi dari handbook-handbook yang menjadi referensi yang kebanyakan dari luar negeri tersedia juga dalam bentuk softcopy-nya sehingga bisa menghemat budged mahasiswa yang kebanyakan masih disokong oleh orang tuanya.
2.      Sebagai media penyebaran informasi yang cepat dan efektif
Dahulu media pertama yang digunakan manusia dalam menyebarkan informasi adalah media cetak, seperti surat kabar atau koran, majalah, pamflet, spanduk, dll. Karena melalui tulisanlah peradaban manusia pertama kali dibangun. Kemudian seiring perkembangan teknologi ditemukanlah teknologi telephone, TV, Radio, dan yang terakhir media yang dapat mengkombinasikan unsur-unsur di atas menjadi satu dalam sebuah media, yaitu internet.
Internet merupakan sarana yang cukup mudah untuk digunakan, karena kita hanya membutuhkan sebuah komputer atau bahkan hp dan sebuah jaringan telpon, baik itu melalui kabel maupun nirkabel. Informasi yang disampaikan melalui internet jauh lebih cepat menyebar karena jaringan internet adalah jaringan yang saling terhubung di seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu penyebaran informasi ini mengungguli penyebaran informasi melalui TV dan bahkan melalui handphone sekalipun.
3.      Sebagai media komunikasi
Jarak dan waktu kini sudah tidak menjadi kendala lagi dalam berkomunikasi. Media internet sudah bisa menembus batas-batas negara di seluruh dunia. Melalui fitur-fitur chatting yang ada di internet baik dalam bentuk teks maupun suara (voice), seperti message di facebook, mIRC, Yahoo! Messenger, MSN Messenger, kita bisa ngobrol dengan orang siapa pun di dunia ini. Tentunya komputer atau hp kita harus juga sudah diinstall aplikasi atau software yang dapat digunakan untuk chatting.
4.      Media pertukaran data
Internet merupakan alat komunikasi dua arah, sehingga antarpengguna internet bisa saling berkomunikasi. Selain berkomunikasi, kita juga bisa saling bertukar informasi (sharing) melalui internet. E-mail, newsgroup, ftp, www dan masih banyak lagi fasilitas yang bisa menjembatani kita untuk saling bertukar data dan informasi.
5.      Memperluas relasi dan pergaulan
Sifat internet yang bisa menembus batas antarnegara tersebut membuat kita bisa mengenal dan berteman dengan banyak orang yang berada di luar sana. Sehingga kita tidak hanya berteman dengan orang lokal saja, tetapi bisa menjalin pertemanan dan membangun relasi dengan orang-orang luar. Fasilitas yang dapat digunakan dalam hal ini ialah melalui situs jejaring sosial seperti facebook dan twitter.
6.      Kemudahan bertransaksi dan berbisnis
Dalam bidang perdagangan, adanya internet ini membawa dampak yang positif. Jual beli yang kita lakukan bisa menjadi lebih hemat dan efisien. Kita tidak harus pergi langsung ke tempat produksinya, tetapi kita bisa memesannya dan barangnya akan diantar ke tempat kita. Sedangkan pembayarannya bisa dilakukan dengan transfer atau pun via internet banking. Bahkan mengingat besarnya pengaruh perdagangan elektronik ini sampai-sampai e-commerce banyak dimasukkan di dalam kurikulum jurusan-jurusan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
7.      Internet sebagai media hiburan
Manfaat yang terakhir adalah sebagai sarana hiburan. Di internet kita bisa menemukan banyak hiburan mulai dari cerita-cerita lucu, musik, video, bahkan radio dan TV pun bisa dilakukan melalui internet.
Dampak Negatif
Setelah membaca banyak sekali dampak positif internet di atas, lalu apakah internet ini juga tidak luput dari dampak negatif? Jawabannya adalah Ya. Seperti yang sudah saya tulis di awal, internet yang juga merupakan produk inovasi dari teknologi, mempunyai sifat seperti pisau bermata dua. Di tangan seorang juru masak atau koki bisa bermanfaat untuk memotong bahan-bahan makanan, tetapi lain halnya bila digunakan oleh orang-orang jahat seperti pencuri dan kawan-kawannya, maka dia menggunakan pisau itu untuk hal-hal yang negatif, mulai dari menakut-nakuti bahkan sampai membunuh. Naudzubillah min dzalik. Begitu juga dengan internet. Baiklah tidak usah berlama-lama langsung saja kita lihat bahaya-bahaya dari penggunaan internet bagi kehidupan manusia.
1.      Bahaya Pornografi dan Tindakan-tindakan Kekejaman Lainnya
Mengapa saya meletakkan dampak ini pada urutan yang pertama? Menurut saya pornografi ini merupakan bahaya laten yang paling berdampak pada perubahan mental, psikologis, serta perilaku laki-laki dewasa bahkan sudah merambat pada anak-anak di bawah umur dan banyak menyumbangkan tindak kejahatan-kejahatan di dunia nyata. Ini merupakan pengamatan dari pengalaman-pengalaman pada terutama teman-teman mahasiswa, karena perubahan yang terjadi pada diri seorang mahasiswa, yang dulunya sering diawasi oleh orang tuanya menjadi bebas hidupnya setelah mereka hidup jauh dari orang tua.
Kalau di dalam dunia per-televisian, masih ada aparat seperti KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) dan Lembaga Sensor Film yang mengatur bagaimana sebuah informasi itu layak untuk disiarkan di TV, tetapi tidak demikian dengan di dunia Internet. Informasi yang menyebar lewat media internet bisa dinikmati oleh siapa saja, tidak peduli itu orang tua, bahkan anak SD sekali pun sudah bisa memakainya.
Mudahnya meng-upload file-file yang berisi konten-konten pornografi menyebabkan kita bisa menemukan dengan mudah file-file tersebut, tanpa harus sengaja mencarinya. Seperti kalau kita membuka situs-situs yang berisi informasi yang bermanfaat, tetapi kadang-kadang di dalamnya ada iklan atau advertisement dan juga jendela pop-up yang berisi gambar-gambar atau pun file-file yang tidak senonoh, sehingga sulit untuk menghindarinya.
Dampaknya bila dikonsumsi oleh anak-anak yang belum cukup umur, mereka bisa saja meniru-niru adegan-adegan yang mereka lihat dan mempraktikkannya di kehidupan nyatanya. Ini sudah banyak terbukti di banyak media massa yang banyak mengabarkan tentang itu. Karena memang pada dasarnya anak-anak itu mempunyai sifat senang meniru.
2.      Budaya Plagiat dan Menurunnya Kreativitas

Bahaya yang kedua adalah budaya plagiarism atau penjiplakan yang melangggar hak cipta. Ini saya letakkan di urutan yang kedua karena perspektif saya sebagai mahasiswa. Mahasiswa kebanyakan ingin yang instan-instan, tidak mau repot, sehingga misalnya ketika diberi tugas membuat makalah, banyak di antaranya yang comot sana comot sini Akibatnya mereka tidak berkembang dan menjadi mahassiswa yang kurang kreatif. Bahkan yang paling hebat adalah menemukan e-book materi kuliah sekaligus kunci jawabannya. :D
Informasi yang beredar di internet juga kadang-kadang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Karena siapa saja bisa menulis dan menyebarkan informasi apa pun, seperti misalnya saya lewat blog ini, dengan leluasa dan tanpa ada aturan mengikat yang jelas serta tidak adanya tindakan penegakan hukum yang jelas dan tegas di dunia cyberspace ini. Karenanya kita sulit untuk membedakan informasi mana saja yang benar dan informasi mana yang salah.
3.      Bahaya Pembobolan dan Penipuan
Penjahat tidak hanya ada di dunia nyata, di dunia maya pun orang-orang yang seperti ini banyak berkeliaran dan tindal kejahatannya tidak kalah berbahaya daripada penjahat biasa. Tindakan membobol pertahanan seperti hacking dan cracking dapat menimbulkan kerugian. Kebanyakan adalah kasus pencurian uang, baik itu melalui pembololan ATM, pembobolan informasi kartu-kartu penting seperti kartu kredit misalnya. Dalam sekali melakukan aksinya, mereka tidak segan-segan untuk berbuat yang paling jahat, misalnya mencuri uang sampai miliaran rupiah. Ini jelas sangat merugikan kita sebagai pengguna akhir yang tidak berdosa ini.
Sedangkan dalam kasus perdagangan elektronik (e-commerce), tidak sedikit pelaku-pelaku tindak kejahatan yang tidak segan-segan untuk menipu orang-orang. Dengan bertindak sebagai penjual fiktif, pelaku kejahatan ini bisa mengambil uang sebnyak-banyaknya dari orang-orang calon pembelinya tersebut.
4.      Kecanduan
Hal negatif lainnya akibat penggunaan internet yang kurang bijak adalah kecanduan. Kecanduan ini bisa mulai dari game online, sampai gemar mengonsumsi gambar-gambar dan video-video yang tidak patut untuk ditonton. Kebanyakan dari mereka memperoleh akses internet lewat warung-warung internet (warnet) yang mudah ditemui di berbagai sudut kota. Dan akses internet di warnet pastilah butuh biaya, dan kalau sudah ketagihan sering pergi ke warnet maka efek yang kelihatan ya dari segi  financial-nya. Mereka akan menjadi orang yang suka membuang-buang uang. Bahkan kalau pun sedang tidak punya uang maka yang terjadi adalah akan melakukan tindakan negatif.
5.      Mengurangi Sifat Sosial Manusia
Akibat terlalu sering nongkrong berjam-jam di depan internet buat chatting-an atau sibuk dengan situs jejaring sosial, maka yang terjadi adalah orang-orang ini akan menjadi orang yang sulit untuk bergaul secara langsung atau tatap muka dengan orang-orang lain di sekitarnya. Mereka akan senang berhubungan hanya lewat dunia maya, dan menjauhkan diri dari berkunjung untuk bersilaturrahim kepada saudaranya maupun tetangganya, padahal hal ini adalah mempunyai keutaman yang luar biasa.
6.      Mengganggu Kesehatan Manusia
Perilaku main game online di depan komputer secara terus menerus setiap hari adalah tidak baik untuk kesehatan manusia, mulai dari gangguan pada mata, sakit punggung, nyeri pada persendian, kaku pada otot-otot, terpapar radiasi, lupa makan, lupa keluarga, dan yang paling bahaya bagi orang muslim adalah lupa shalat.
7.      Melunturkan Nilai-nilai Budaya
Dampak dari globalisasi malalui cepatnya arus informasi yang menyebar lewat internet yang menembus batas wilayah antarnegara yang tentunya di sini tidak ada pihak-pihak yang memfilter informasi tersebut. Padahal yang menerima informasinya adalah dari berbagai golongan di masyarakat. Akibatnya orang-orang yang berfikir dangkal akan mudah terpengaruh oleh informasi-informasi dari luar tersebut secara mentah-mentah, yang itu semua belum tentu cocok dengan budaya kita.
Contoh konkritnya adalah penyebaran budaya fashion pakaian ala barat, budaya sekulerisme yang memisahkan kehidupan manusia dengan kehidupan beragama, budaya hedonisme dan bermewah-mewahan dari boyband-boyband Korea yang banyak digandrungi dan dijadikan idola oleh banyak remaja-remaja putri. Ini semua merupakan bahaya laten yang kita susah untuk merasakannya tetapi bisa mengubah secara derastis perilaku dan moral bangsa khususnya dari pihak remaja yang biasanya dalam fase pencarian jati diri. Bukankah masa depan sebuah bangsa itu terletak di pundak kaum mudanya? Lantas bagaimana kalau para pemuda yang menjadi penerus bangsa ini menjadi rusak karena banyak terkontaminasi oleh budaya-budaya yang tidak baik yang menyebar melalui internet ini.
Beberapa Saran dan Upaya Menanggulangi Dampak Negatif dari Internet
Software browser adalah media yang banyak berpengaruh dalam kegiatan berinternet, karena melalui browser inilah kita bisa menjelajahi dunia maya dengan leluasa. Beberapa software browser seperti parental controls software, kids browser, web filter bisa menjadi alternatif penanggulangan dampak negate internet. Software ini bisa menyaring situs-situs, gambar-gambar, atau pun teks yang tidak layak untuk dikonsumsi anak. Ada juga software yang bisa memonitor dan mengawasi aktivitas yang dilakukan anak ketika internet-an. Ini bisa menjadi alternatif apabila anak berinternet di luar dan orang tua tidak bisa mengawasinya secara langsung.
Namun yang paling baik tentunya jika orang tua bisa menemani anaknya ketika berselancar di internet. Dengan demikian orang tua bisa memberikan arahan hal-hal mana yang bisa diterima, dan hal-hal mana yang tidak boleh dilihat. Ini penting karena biasanya orang tua zaman sekarang lebih sibuk dengan pekerjaannya daripada meluangkan waktu untuk menemani si anak browsing-an atau sekadar berkomunikasi dengannya. Dan hal komunikasi ini juga penting karena orang tua perlu mendengar curhatan anak-anaknya, masalah-masalahnya, sehingga anak mendapatkan informasi yang benar yang bersumber dari pihak yang terpercaya, bukan mencari tahu lewat internet yang tidak jarang menyampaikan informasi yang tidak benar.
Peran orang tua di sini dituntut dengan porsi yang paling banyak karena dari beliau-beliaulah anak-anak belajar untuk bersosialisasi dengan dunia luar. Orang tua harus menanamkan nilai-nilai akhlak yang baik kepada anak-anaknya. Ibu dan ayah harus menegaskan mana saja hal-hal yang boleh dilakukan maupun yang tidak boleh ia kerjakan, seperti menghargai orang lain, tidak boleh mendownload konten-konten yang melanggar hak cipta, dan lain-lain.

Saat berada di sekolah atau di kampus, orang tua dalam hal ini para guru juga harus banyak membimbing anak-anak didiknya dalam melakukan aktivitanya baik di sekolah maupun ketika nanti keluar sekolah. Dalam hal ini adalah untuk membimbingnya dalam berinternet yang sehat.
Pihak pemerintah juga punya andil untuk membentuk generasi mudanya untuk menjadi insane yang berakhlakul karimah. Dengan kekuatan dan kekuasaan yang dimilikinya, pemerintah seharusnya bisa memblokir situs-situs yang membahayakan bagi masyarakatnya.
Ketika upaya-upaya di atas sudah dilakukan, tetapi ada juga yang masih ngeyel, maka kita harus bertawakkal kepada Allah. Kita serahkan perkara ini kepada Allah, biar Allah yang menindaklanjuti pihak-pihak yang melakukan perbuatan yang melanggar  aturan syariah, khususnya dalam hal ini adalah aturan bermuamalah melalui internet.
Dan internet memang merupakan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia apabila ia digunakan dengan bijaksana. Akan tetapi pemanfaatannya kembali pada individu masing-masing. Oleh karena itu belajarlah untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi ini mulai sekarang. Jangan sampai teknologi internet yang seharusnya bisa menyejahterakan kehidupan kita, malah membuat kita menjadi orang yang berakhlak buruk.
Sekian tulisan dari saya, apabila ada kata-kata yang tidak sesuai, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan silakan untuk memberi saran dengan mengisi kolom komentar di bawah ini. Semua masukan Insya Allah akan saya terima. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi diri saya pribadi dan para pembaca yang budiman. Amin. Terima kasih telah membaca tulisan saya sampai akhir. dan
Wabillahit taufik wal hidayah, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Daftar Pustaka
Mun, Rahma Ji. (2012). dampak positif dan negatif internet bagi kalangan remaja. (Online). Tersedia: http://pelajarimemahami.blogspot.com/2012/04/dampak-positif-dan-negatif-internet.html. [4 Juli 2012]
Yuna. (2011). Dampak Positif dan Negatif Internet. (Online). Tersedia: http://keikoku.it-kosongsatu.com/2011/10/31/dampak-positif-dan-negatif-internet/ [4 Juli 2012]

Apabila Anda ingin mendownload artikel ini dalam bentuk file PDF, silakan klik di sini atau di sini. Terima kasih.

No comments:

Post a Comment