Oleh Muhammad Ubaidillah
NIM 12030111130043
Assalamu’alaikum
wa rahmatulahi wa barakatuh.
Alhamdulillah,
Segala Puji bagi Allah yang telah banyak melimpahkan nikmat yang luar biasa
banyaknya kepada kita, sehingga salah satunya Anda yang Insya Allah dirahmati
oleh Allah bisa menemukan dan membaca artikel saya yang mudah-mudahan
bermanfaat. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rosul Allah Muhammad
Saw, beserta keluarga, para sahabat dan para pengikutnya. Semoga kita mendapat syafaat
kelak di hari akhir. Pembaca yang budiman, pada kesempatan yang berbahagia ini izinkan
saya untuk menulis sebuah artikel yang yang bertema “Teknologi Informasi”.
Teknologi
informasi akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang luar biasa cepatnya, dan
salah satu produk darinya ialah internet yang sedang kita gunakan sekarang ini.
Mungkin kebanyakan dari kita hanya melihat internet ini mempunyai manfaat saja,
atau dampak yang positif saja. Akan tetapi tahukah Anda sebenarnya internet
juga tidak lepas dari hal-hal yang negatif. Nah sekaranglah saatnya kita untuk
mengetahuinya. Tulisan saya ini berisi berbagai dampak positif dan negatif dari
penggunaan internet dalam kehidupan kita sehari-hari serta upaya penanggulangan
dari dampak negatifnya. Semoga kita bisa membacanya sampai akhir dan mengambil
manfaatnya. ^_^
Berbagai Dampak dari Penggunaan
Internet
Seperti
perkembangan teknologi yang lain, internet juga memiliki sifat seperti pisau
bermata dua. Yaitu apabila digunakan oleh orang yang benar, dia akan punya
manfaat yang luar biasa. Akan tetapi bila ia digunakan oleh orang yang jahat
dan tidak bertanggung jawab, maka dia bisa mengancam keselamatan banyak orang.
Sekarang kita akan mencoba meneliti apa saja sich dampak yang bisa ditimbulkan
dari penggunaan internet, baik itu dampak yang positif maupun dampak yang
negatif.
Dampak Positif
1.
Membantu mahasiswa atau pelajar dalam mengerjakan
tugas-tugasnya
Mengapa saya tulis dampak ini pada urutan yang pertama?
Karena memang saya sendiri yang berprofesi sebagai mahasiswa sudah merasakan
sendiri begitu besarnya manfaat dari penggunaan interet ini bagi keberlanjuran proses
perkuliahan. Banyak materi dari handbook-handbook yang menjadi referensi yang
kebanyakan dari luar negeri tersedia juga dalam bentuk softcopy-nya sehingga bisa menghemat budged mahasiswa yang kebanyakan masih disokong oleh orang tuanya.
2.
Sebagai media penyebaran informasi yang cepat dan efektif
Dahulu media pertama yang digunakan manusia dalam menyebarkan
informasi adalah media cetak, seperti surat kabar atau koran, majalah, pamflet,
spanduk, dll. Karena melalui tulisanlah peradaban manusia pertama kali dibangun.
Kemudian seiring perkembangan teknologi ditemukanlah teknologi telephone, TV, Radio, dan yang terakhir
media yang dapat mengkombinasikan unsur-unsur di atas menjadi satu dalam sebuah
media, yaitu internet.
Internet merupakan sarana yang cukup mudah untuk digunakan,
karena kita hanya membutuhkan sebuah komputer atau bahkan hp dan sebuah
jaringan telpon, baik itu melalui kabel maupun nirkabel. Informasi yang
disampaikan melalui internet jauh lebih cepat menyebar karena jaringan internet
adalah jaringan yang saling terhubung di seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu
penyebaran informasi ini mengungguli penyebaran informasi melalui TV dan bahkan
melalui handphone sekalipun.
3.
Sebagai media komunikasi
Jarak dan waktu kini sudah tidak menjadi kendala lagi dalam
berkomunikasi. Media internet sudah bisa menembus batas-batas negara di seluruh
dunia. Melalui fitur-fitur chatting yang ada di internet baik dalam bentuk teks
maupun suara (voice), seperti message di facebook, mIRC, Yahoo! Messenger, MSN
Messenger, kita bisa ngobrol dengan orang siapa pun di dunia ini. Tentunya komputer
atau hp kita harus juga sudah diinstall aplikasi atau software yang dapat
digunakan untuk chatting.
4.
Media pertukaran data
Internet merupakan alat komunikasi dua arah, sehingga
antarpengguna internet bisa saling berkomunikasi. Selain berkomunikasi, kita
juga bisa saling bertukar informasi (sharing)
melalui internet. E-mail, newsgroup, ftp, www dan masih banyak lagi fasilitas
yang bisa menjembatani kita untuk saling bertukar data dan informasi.
5.
Memperluas relasi dan pergaulan
Sifat internet yang bisa menembus batas antarnegara tersebut
membuat kita bisa mengenal dan berteman dengan banyak orang yang berada di luar
sana. Sehingga kita tidak hanya berteman dengan orang lokal saja, tetapi bisa
menjalin pertemanan dan membangun relasi dengan orang-orang luar. Fasilitas
yang dapat digunakan dalam hal ini ialah melalui situs jejaring sosial seperti
facebook dan twitter.
6.
Kemudahan bertransaksi dan berbisnis
Dalam bidang perdagangan, adanya internet ini membawa dampak
yang positif. Jual beli yang kita lakukan bisa menjadi lebih hemat dan efisien.
Kita tidak harus pergi langsung ke tempat produksinya, tetapi kita bisa
memesannya dan barangnya akan diantar ke tempat kita. Sedangkan pembayarannya
bisa dilakukan dengan transfer atau pun via internet banking. Bahkan mengingat
besarnya pengaruh perdagangan elektronik ini sampai-sampai e-commerce banyak
dimasukkan di dalam kurikulum jurusan-jurusan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
7.
Internet sebagai media hiburan
Manfaat yang terakhir adalah sebagai sarana hiburan. Di
internet kita bisa menemukan banyak hiburan mulai dari cerita-cerita lucu,
musik, video, bahkan radio dan TV pun bisa dilakukan melalui internet.
Dampak Negatif
Setelah
membaca banyak sekali dampak positif internet di atas, lalu apakah internet ini
juga tidak luput dari dampak negatif? Jawabannya adalah Ya. Seperti yang sudah
saya tulis di awal, internet yang juga merupakan produk inovasi dari teknologi,
mempunyai sifat seperti pisau bermata dua. Di tangan seorang juru masak atau koki
bisa bermanfaat untuk memotong bahan-bahan makanan, tetapi lain halnya bila digunakan
oleh orang-orang jahat seperti pencuri dan kawan-kawannya, maka dia menggunakan
pisau itu untuk hal-hal yang negatif, mulai dari menakut-nakuti bahkan sampai
membunuh. Naudzubillah min dzalik. Begitu
juga dengan internet. Baiklah tidak usah berlama-lama langsung saja kita lihat
bahaya-bahaya dari penggunaan internet bagi kehidupan manusia.
1.
Bahaya
Pornografi dan Tindakan-tindakan Kekejaman Lainnya
Mengapa saya meletakkan
dampak ini pada urutan yang pertama? Menurut saya pornografi ini merupakan
bahaya laten yang paling berdampak pada perubahan mental, psikologis, serta
perilaku laki-laki dewasa bahkan sudah merambat pada anak-anak di bawah umur dan
banyak menyumbangkan tindak kejahatan-kejahatan di dunia nyata. Ini merupakan
pengamatan dari pengalaman-pengalaman pada terutama teman-teman mahasiswa,
karena perubahan yang terjadi pada diri seorang mahasiswa, yang dulunya sering
diawasi oleh orang tuanya menjadi bebas hidupnya setelah mereka hidup jauh dari
orang tua.
Kalau di dalam dunia
per-televisian, masih ada aparat
seperti KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) dan Lembaga Sensor Film yang mengatur bagaimana
sebuah informasi itu layak untuk disiarkan di TV, tetapi tidak demikian dengan
di dunia Internet. Informasi yang menyebar lewat media internet bisa dinikmati
oleh siapa saja, tidak peduli itu orang tua, bahkan anak SD sekali pun sudah
bisa memakainya.
Mudahnya meng-upload file-file yang berisi
konten-konten pornografi menyebabkan kita bisa menemukan dengan mudah file-file
tersebut, tanpa harus sengaja mencarinya. Seperti kalau kita membuka
situs-situs yang berisi informasi yang bermanfaat, tetapi kadang-kadang di
dalamnya ada iklan atau advertisement
dan juga jendela pop-up yang berisi gambar-gambar atau pun file-file yang tidak
senonoh, sehingga sulit untuk menghindarinya.
Dampaknya bila
dikonsumsi oleh anak-anak yang belum cukup umur, mereka bisa saja meniru-niru
adegan-adegan yang mereka lihat dan mempraktikkannya di kehidupan nyatanya. Ini
sudah banyak terbukti di banyak media massa yang banyak mengabarkan tentang
itu. Karena memang pada dasarnya anak-anak itu mempunyai sifat senang meniru.
2.
Budaya
Plagiat dan Menurunnya Kreativitas
Bahaya yang kedua
adalah budaya plagiarism atau
penjiplakan yang melangggar hak cipta. Ini saya letakkan di urutan yang kedua
karena perspektif saya sebagai mahasiswa. Mahasiswa kebanyakan ingin yang
instan-instan, tidak mau repot, sehingga misalnya ketika diberi tugas membuat
makalah, banyak di antaranya yang comot sana comot sini Akibatnya mereka tidak
berkembang dan menjadi mahassiswa yang kurang kreatif. Bahkan yang paling hebat
adalah menemukan e-book materi kuliah sekaligus kunci jawabannya. :D
Informasi yang beredar
di internet juga kadang-kadang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Karena siapa
saja bisa menulis dan menyebarkan informasi apa pun, seperti misalnya saya
lewat blog ini, dengan leluasa dan tanpa ada aturan mengikat yang jelas serta
tidak adanya tindakan penegakan hukum yang jelas dan tegas di dunia cyberspace ini. Karenanya kita sulit
untuk membedakan informasi mana saja yang benar dan informasi mana yang salah.
3.
Bahaya
Pembobolan dan Penipuan
Penjahat tidak hanya
ada di dunia nyata, di dunia maya pun orang-orang yang seperti ini banyak
berkeliaran dan tindal kejahatannya tidak kalah berbahaya daripada penjahat
biasa. Tindakan membobol pertahanan seperti hacking dan cracking dapat
menimbulkan kerugian. Kebanyakan adalah kasus pencurian uang, baik itu melalui
pembololan ATM, pembobolan informasi kartu-kartu penting seperti kartu kredit
misalnya. Dalam sekali melakukan aksinya, mereka tidak segan-segan untuk
berbuat yang paling jahat, misalnya mencuri uang sampai miliaran rupiah. Ini
jelas sangat merugikan kita sebagai pengguna akhir yang tidak berdosa ini.
Sedangkan dalam kasus
perdagangan elektronik (e-commerce), tidak
sedikit pelaku-pelaku tindak kejahatan yang tidak segan-segan untuk menipu
orang-orang. Dengan bertindak sebagai penjual fiktif, pelaku kejahatan ini bisa
mengambil uang sebnyak-banyaknya dari orang-orang calon pembelinya tersebut.
4.
Kecanduan
Hal negatif lainnya
akibat penggunaan internet yang kurang bijak adalah kecanduan. Kecanduan ini
bisa mulai dari game online, sampai gemar mengonsumsi gambar-gambar dan
video-video yang tidak patut untuk ditonton. Kebanyakan dari mereka memperoleh
akses internet lewat warung-warung internet (warnet) yang mudah ditemui di
berbagai sudut kota. Dan akses internet di warnet pastilah butuh biaya, dan
kalau sudah ketagihan sering pergi ke warnet maka efek yang kelihatan ya dari
segi financial-nya.
Mereka akan menjadi orang yang suka membuang-buang uang. Bahkan kalau pun
sedang tidak punya uang maka yang terjadi adalah akan melakukan tindakan
negatif.
5.
Mengurangi
Sifat Sosial Manusia
Akibat terlalu sering
nongkrong berjam-jam di depan internet buat chatting-an
atau sibuk dengan situs jejaring sosial, maka yang terjadi adalah orang-orang
ini akan menjadi orang yang sulit untuk bergaul secara langsung atau tatap muka
dengan orang-orang lain di sekitarnya. Mereka akan senang berhubungan hanya
lewat dunia maya, dan menjauhkan diri dari berkunjung untuk bersilaturrahim
kepada saudaranya maupun tetangganya, padahal hal ini adalah mempunyai keutaman
yang luar biasa.
6.
Mengganggu
Kesehatan Manusia
Perilaku main game online di depan komputer secara terus
menerus setiap hari adalah tidak baik untuk kesehatan manusia, mulai dari
gangguan pada mata, sakit punggung, nyeri pada persendian, kaku pada otot-otot,
terpapar radiasi, lupa makan, lupa keluarga, dan yang paling bahaya bagi orang
muslim adalah lupa shalat.
7.
Melunturkan
Nilai-nilai Budaya
Dampak dari globalisasi
malalui cepatnya arus informasi yang menyebar lewat internet yang menembus
batas wilayah antarnegara yang tentunya di sini tidak ada pihak-pihak yang memfilter
informasi tersebut. Padahal yang menerima informasinya adalah dari berbagai
golongan di masyarakat. Akibatnya orang-orang yang berfikir dangkal akan mudah
terpengaruh oleh informasi-informasi dari luar tersebut secara mentah-mentah,
yang itu semua belum tentu cocok dengan budaya kita.
Contoh konkritnya
adalah penyebaran budaya fashion
pakaian ala barat, budaya sekulerisme yang memisahkan kehidupan manusia dengan
kehidupan beragama, budaya hedonisme dan bermewah-mewahan dari boyband-boyband
Korea yang banyak digandrungi dan dijadikan idola oleh banyak remaja-remaja putri.
Ini semua merupakan bahaya laten yang kita susah untuk merasakannya tetapi bisa
mengubah secara derastis perilaku dan moral bangsa khususnya dari pihak remaja
yang biasanya dalam fase pencarian jati diri. Bukankah masa depan sebuah bangsa
itu terletak di pundak kaum mudanya? Lantas bagaimana kalau para pemuda yang
menjadi penerus bangsa ini menjadi rusak karena banyak terkontaminasi oleh
budaya-budaya yang tidak baik yang menyebar melalui internet ini.
Beberapa Saran dan Upaya
Menanggulangi Dampak Negatif dari Internet
Software
browser adalah media yang banyak berpengaruh dalam kegiatan berinternet, karena
melalui browser inilah kita bisa menjelajahi dunia maya dengan leluasa. Beberapa
software browser seperti parental controls software, kids browser, web filter
bisa menjadi alternatif penanggulangan dampak negate internet. Software ini bisa
menyaring situs-situs, gambar-gambar, atau pun teks yang tidak layak untuk
dikonsumsi anak. Ada juga software yang bisa memonitor dan mengawasi aktivitas
yang dilakukan anak ketika internet-an. Ini bisa menjadi alternatif apabila
anak berinternet di luar dan orang tua tidak bisa mengawasinya secara langsung.
Namun
yang paling baik tentunya jika orang tua bisa menemani anaknya ketika
berselancar di internet. Dengan demikian orang tua bisa memberikan arahan
hal-hal mana yang bisa diterima, dan hal-hal mana yang tidak boleh dilihat. Ini
penting karena biasanya orang tua zaman sekarang lebih sibuk dengan
pekerjaannya daripada meluangkan waktu untuk menemani si anak browsing-an atau sekadar berkomunikasi
dengannya. Dan hal komunikasi ini juga penting karena orang tua perlu mendengar
curhatan anak-anaknya, masalah-masalahnya, sehingga anak mendapatkan informasi
yang benar yang bersumber dari pihak yang terpercaya, bukan mencari tahu lewat
internet yang tidak jarang menyampaikan informasi yang tidak benar.
Peran
orang tua di sini dituntut dengan porsi yang paling banyak karena dari beliau-beliaulah
anak-anak belajar untuk bersosialisasi dengan dunia luar. Orang tua harus
menanamkan nilai-nilai akhlak yang baik kepada anak-anaknya. Ibu dan ayah harus
menegaskan mana saja hal-hal yang boleh dilakukan maupun yang tidak boleh ia
kerjakan, seperti menghargai orang lain, tidak boleh mendownload konten-konten
yang melanggar hak cipta, dan lain-lain.
Saat
berada di sekolah atau di kampus, orang tua dalam hal ini para guru juga harus
banyak membimbing anak-anak didiknya dalam melakukan aktivitanya baik di
sekolah maupun ketika nanti keluar sekolah. Dalam hal ini adalah untuk
membimbingnya dalam berinternet yang sehat.
Pihak
pemerintah juga punya andil untuk membentuk generasi mudanya untuk menjadi
insane yang berakhlakul karimah. Dengan kekuatan dan kekuasaan yang dimilikinya,
pemerintah seharusnya bisa memblokir situs-situs yang membahayakan bagi masyarakatnya.
Ketika
upaya-upaya di atas sudah dilakukan, tetapi ada juga yang masih ngeyel, maka
kita harus bertawakkal kepada Allah. Kita serahkan perkara ini kepada Allah, biar
Allah yang menindaklanjuti pihak-pihak yang melakukan perbuatan yang melanggar aturan syariah, khususnya dalam hal ini adalah
aturan bermuamalah melalui internet.
Dan
internet memang merupakan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan
manusia apabila ia digunakan dengan bijaksana. Akan tetapi pemanfaatannya
kembali pada individu masing-masing. Oleh karena itu belajarlah untuk bijak
dalam memanfaatkan teknologi ini mulai sekarang. Jangan sampai teknologi
internet yang seharusnya bisa menyejahterakan kehidupan kita, malah membuat
kita menjadi orang yang berakhlak buruk.
Sekian
tulisan dari saya, apabila ada kata-kata yang tidak sesuai, saya mohon maaf
yang sebesar-besarnya dan silakan untuk memberi saran dengan mengisi kolom
komentar di bawah ini. Semua masukan Insya Allah akan saya terima. Semoga
tulisan ini bisa bermanfaat bagi diri saya pribadi dan para pembaca yang
budiman. Amin. Terima kasih telah membaca tulisan saya sampai akhir. dan
Wabillahit taufik wal hidayah,
wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Daftar
Pustaka
Mun, Rahma
Ji. (2012). dampak positif dan negatif internet
bagi kalangan remaja. (Online). Tersedia: http://pelajarimemahami.blogspot.com/2012/04/dampak-positif-dan-negatif-internet.html.
[4 Juli 2012]
Yuna.
(2011). Dampak Positif dan Negatif
Internet. (Online). Tersedia: http://keikoku.it-kosongsatu.com/2011/10/31/dampak-positif-dan-negatif-internet/
[4 Juli 2012]
No comments:
Post a Comment